Banjarnegara, 1 Juni .  Jalur wisata Dieng -Wonosobo ditutup.  Berita ini ditulis berdasarkan informasi dari  Dinas Bina Marga  Wilayah Wonosobo.   Menurut Kepala Balai Pelaksana Teknis (BPT) Bina Marga Jawa Tengah Wilayah Wonosobo, Barkah Widi Harsono;dua titik jalur kritis di Jalan Utama Wonosobo – Dieng yang menjadi fokus pembangunan berada di km 21 dan km19. Kondisi jalan mengalami longsor pada awal 2012 tersebut, hampir memakan separuh badan jalan sehingga mengganggu arus lalulintas dan sangat membahayakan pengguna jalan. itulah alasan mengapa Kedua titik tersebut harus ditutup.

Penutupan jalur utama wisata dieng ini diberlakukan mulai 1 Juni s/d 30 Juli  2013 .  Mengantisipasi hal tersebut, bagi Para Wisatawan yang berencana mengisi liburan dan berwisata ke Dieng  pada rentang waktu tersebut, dapat melalui  Jalur Pekalongan atau Banjarnegara.

Wisatawan dari Jalur pantura dapat mengambil jalur Pekalongan – Kajen – Kalibening – Wanayasa – Dieng dengan jarak tempuh kurang lebih 70 km.

Sementara Wisatawan yang melalui jalur tengah ( dari arah Purwokwrto ) dapat mengambil jalur Purwokerto – Banjarnegara – Wanayasa – Dieng .

Liburan ke Dieng kali ini akan memberikan sensasi yang berbeda bagi para wisatawan, karena sepanjang perjalanan melelui kedua jalur tersebut  sapat menikmati pesona hotan pinus dan gubung batu yang menjulang indah. Selamat berwisata ke Dieng.

 

 


One response to “Jalur Kendaraan Dieng-Wonosobo di Tutup 1 Juni -30 Juli 2013”

  1. Tegalsari adalah sebuah desa yang terletak di kecamatan Garung , kabupaten Wonosobo , Jawa Tengah , Indonesia . Desa tersebut merupakan desa dengan basis warganya tergabung dalam Organisasi Islam Nahdlatul Ulama. Desa yang terletak di lereng pegunungan dieng ini secara geologis termasuk wilayah semburan magma. Terdapat dua mata air panas, mata air yang pertama bernama Pengamoman Lor dan Pengamuman Kidul. Pengamuman lor terbentuk secara alami, di sebuah areal persawahan dan muncul disamping saluran utama sungai yang menuju desa tegalsari. Dari sudut agama, desa tegalsari merupakan desa dengan kultur keagamaan yang tinggi. Desa yang mayoritas penduduknya beragama Islam tersebut memiliki kultur keislam yang daekat dengan wali songo. Berikut ini adalah silsilah pendiri desa tegalsari kecamatan garung kabupaten wonosobo dengan beberapa desa kerabatnya. Silsilah selengkapnya adalah sebagai berikut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Seputar Banjarnegara ini ditulis pada 01 June 2013 oleh admin

Recent Comments

Jkb: Semangat teruslah pagak bergerak...
BNA Times: Semoga wisata di banjarnegara semakin maju...
Chaerudin: semoga pariwisata tetap jalan pandemik cepat berla...
Younie: Saya puji nur Wachyuni ALamat Penaraban, Karangsar...
Niat: Nanya dong.... Kapan Feskola Klampok di adakan la...
Tourwiz: Sukseskan terus acara DCF ini ,Sukset buat pariwis...
Fitriaanggiani: Mahaira dukung tante dini no 24..semangat ya...
Yudi Subiyanto, ST.: Don't give up, mrs Dini...
Novyandha: Nomer 2 semoga dilancarkan...
Puspo Ery: Nomer 12 Leony....yesss....go go gooo...... 💪...

Statistik Pengunjung

  • 2626862Total halaman dikunjungi:
  • 333Halaman dikunjungi hari ini:
  • 554Halaman dikunjungi kemarin:
  • 1446145Total Pengunjung:
  • 277Pengunjung hari ini:
  • 491Pengunjung kemarin:
  • 1Pengunjung online:
  • January 1, 2019Statistik terhitung sejak: