1. PROSESI HARI JADI KABUPATEN BANJARNEGARA

Waktu             : 22 Agustus 2014

Lokasi             : Alun-alun Banjarnegara

Dilaksanakan setiap tanggal 22 Agustus bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Banjarnegara. Adalah  peringatan pemindahan Ibukota pemerintahan dari Banjar Watu Lembu menuju kota Banjarnegara yang dilaksanakan melaui ritual Kirab Panji Lambang Daerah dari Banjar watu Lembu desa Banjarkulon Kecamatan Banjarmangu menuju Pendapa Dipayuda Adigraha Banjarnegara.

Rangkaian kirab Panji Lambang Daerah yang didiringi oleh pasukan bertombak sebagai lambang pengayom dan perlindungan pada masyarakat, dan diakhiri dengan gunungan yang berisi hasil bumi yang merupakan perlambang kemakmuran Kabupaten Banjarnegara. Gunungan akan diperebutkan oleh masyarakat yang menyaksikan jalannya prosesi yang menggambarkan rasa cita masyarakat atas limpahan kemakmuran yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

2. PESTA PARAK IWAK

Waktu             : 23 – 24 Agustus 2014

Lokasi             : Dieng – Singomerto Banjarnegara

Pesta Parak Iwak merupakan sebuah bentuk pengejawantahan kesadaran masyrakat di sekitar sungai Serayu, khususnya masyarakat Banjarnegara yang telah merasakan betapa besar “Peran” Sungai Serayu sebagai nadi hidup dan berkembangnya cipta, rasa dan karsa masyarakat Banjarnegara dalam kemajuan baik secara Ekonomi, Sosial dan Budaya dapat dicapai sebagaimana yang dirasakan saat ini. Perwujudan dari kesadaran dan rasa tanggung jawab untuk “Nguri-Uri” Merawat dan Melestarikan dan sekaligus rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pesta Parak Iwak diawali dengan prosesi pengambilan “Ulam Sari Tirta Nyawiji” dari Telaga-telaga di Dataran Tinggi Dieng yaitu Telaga Balekambang, Telaga Merdada, Telaga Sewiwi, Sendang Sedayu, Telaga Pengilon, Telaga Warna dan Telaga Cebong. Ulam Sari Tirta Nyawiji ditempatkan dalam Bokor “Tumus Pandeleng Ing Manah” kemudian dikirab melalui Kota Batur, Wanayasa, Karangkobar, Banjarmangu dan disemayamkan di Madukara.

Hari berikutnya Ulam Sari Tirta Nyawiji dikirab ke Sungai Serayu kemudian ditebar. Gelaran Pesta Parak Iwak itu dikemas secara apik, kreasik, unik dan akrab. Para Wisatawan dapat ikut dalam kegiatan tangkap ikan, Makan Bareng  ditepi Sungai, sambil menikmati hiburan Seni Budaya Banjarnegara.

3.  NYADRAN GEDHE

Waktu             : Minggu ke empat bulan Sya’ban ( Juni 2014)

Lokasi             : Desa Gumelem Kecamatan Susukan

Bersantap dengan aneka lauk serta beragam panganan secara massal dan hanya setahun sekali diadakan di kompleks Makam Girilangan atau Ki Ageng Giri di Desa Gumelem Kecamatan Susukan Banjarnegara. Acara itu merupakan bagian dari ritual yang dilakukan para warga menjelang bulan puasa Ramadhan atau dikenal sebagai Sadran Gedhe.

Pada Ritual yang dipusatkan di Makam Ki Ageng Giri, pendiri kademangan Gumelem. para warga Gumelem menyiapkan berbagai makanan, Terdiri dari nasi, lauk pauk dan sayur yang dikemas dalam tenong.

4.  BARITAN

Waktu             : Bulan Muharam (  Nopember 2014)

Lokasi             : Dieng Kulon –  Batur Banjarnegara

Baritan merupakan salah satu acara tahunan yang diadakan oleh masyarakat Dataran Tinggi Dieng,
Kata Baritan merupakan singkatan dari“mbubarake Peri lan Setan” (membubarkan peri dan setan). Sesuai dengan makna kepanjangannya, Baritan memang sebuah ritual yang ditujukan agar Masyarakat Dieng terhindar dari Balak dan Bencana, sehingga kehidupan senantiasa aman, tentram dan damai.
Upacara Baritan ditandai  dengan acara potong kambing, berciri khusus yaitu jenis kambing yang memiliki lingkaran corak warna tertentu pada bulu di badannya, atau masyarakat Dieng biasa menyebutnya Kambing Kendit.

Puncak upacara Baritan diramaiakn dengan pentas seni seperti kuntulan, rampak yaksa dan pentas wayang kulit.

 

5. DIENG CULTURE FESTIVAL ( DCF )

Waktu                         : 30 – 31 Agustus 2014

Lokasi             : Dieng

 

Dieng Culture Festival ( DCF ) merupakan acara tahunan khas Dataran Tinggi Dieng. Dengan inti acara ruwat anak berambut gembel dan atraksi tampilan aneka kesenian dan budaya.

Anak-anak Dataran Tinggi Dieng dengan rambut gimbal atau gembel merupakan fenomena keunikan yang dianggap sebagai titisan dewa. Bahkan pemangku adat masyarakat Dieng, meyakini anak-anak berambut gembel ini adalah anak bajang titipan Ratu Kidul ( Ratu Laut Selatan ). Anak berambut gembel berjenis kelamin laki-laki merupakan titisan Eyang Agung Kala Dete, sedangkan yang perempuan titisan Nini Ronce Kala Prenye. Mereka adalah tititpan anak bajang dari Ratu samudera Kidul.

Upaya menghilangkan rambut gembel hanya bisa dilakukan dengan upacara ruwatan yaitu ritual pemotongan rambut. Ritual ini dilaksanakan atas permintaan anak dan harus memenuhi permitaan anak yang akan diruwat. Dengan melengkapi berbagai sesaji antaralain nasi tumpeng tujuh warna, jajan pasar, buah-buahan, dan ingkung ayam.

 

6. CANDRADIMUKA JEEP AUTO OFF ROAD BANJARNEGARA 2014

Waktu                         : 24 – 25 Mei  2014

Lokasi             : Dieng

Banjarnegara kembali menjadi ajang kompetisi Off Road bertaraf nasional, setelah sebelumnya sukses menggelar kegiatan serupa di tahun 2011.

Kegiatan yang merupakan wahana silaturahmi dan komunikasi para pecinta offroader ini  menjadi sarana mempromosikan asset potensi tambang, energy sumber daya alam dan potensi wisata adventure di Banjarnegara.

Candradimuka Off Road 2014  menggelar 3 kelas lomba : Country Road, Trial Stage dan Champ of Champ.

Ajang kompetisi Off Road bergengsi ini bertujuan untuk membuktikan bahwa Banjarnegara layak menjadi salah satu tempat peyelenggaraan offroad berskala nasional .

 

7. BANJARNEGARA TERABAS MOTOR TRAIL 2014

Waktu                         :   September 2014

Lokasi             : Banjarnegara – Dieng

Terabas motor trail / motorcross adalah salah satu Wisata Adventure yang semakin menggeliat di Banjarnegara. Salah satu yang banyak diminati terabas motor trail rute Banjarnegara – Dieng . Diikuti lebih dari 1.000 crosser dari berbagai penjuru tanah air ini menjadi satu event tahunan yang menarik untuk dinikmati.

Melewati medan yang menantang dengan panorama alam yang indah merupakan pengalaman tersendiri bagi para crosser.

 

8.   BANJARNEGARA RALLY WISATA 2014

Waktu           :   Agustus  2014

Lokasi             : Dieng

Menguji kualitas mobil  sambil mengenal menikmati perjalanan wisata merupakan agenda utama Rally Wisata Banjarnegara 2014 . Tujuan Rally wisata kali ini adalah menelusuri Kawasan Wisata Dieng. Selain itu Ajang ini juga untuk membuktikan bahwa Banjarnegara merupakan gudangnya rally wisata petualangan bagi berbagai komunitas mobil yang ada di jawa tengah.Selain berolahraga dan berwisata para peserta juga akan mendapat hadiah dari panitia.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Uncategorized ini ditulis pada 28 February 2014 oleh admin

Recent Comments

Younie: Saya puji nur Wachyuni ALamat Penaraban, Karangsar...
Niat: Nanya dong.... Kapan Feskola Klampok di adakan la...
Tourwiz: Sukseskan terus acara DCF ini ,Sukset buat pariwis...
Fitriaanggiani: Mahaira dukung tante dini no 24..semangat ya...
Yudi Subiyanto, ST.: Don't give up, mrs Dini...
Novyandha: Nomer 2 semoga dilancarkan...
Puspo Ery: Nomer 12 Leony....yesss....go go gooo...... 💪...
Eva karlina: No. 2 donkkkk....syantickkkk yurisadensi...
Juarti: Andi@29.....kita dukung kamu...semangat utk jadi j...
wiwisisca: Vote no 18. Rahma.... Selamat, semoga succes mba R...

Statistik Pengunjung

  • 2547534Total halaman dikunjungi:
  • 123Halaman dikunjungi hari ini:
  • 234Halaman dikunjungi kemarin:
  • 1385531Total Pengunjung:
  • 99Pengunjung hari ini:
  • 151Pengunjung kemarin:
  • 2Pengunjung online:
  • January 1, 2019Statistik terhitung sejak: