hamparan salju di dieng

Dieng,Banjarnegara . Musim kemarau di Dataran Tinggi Dieng membuat butiran salju bermunculan .”Embun upas atau butiran salju sudah mulai muncul lagi pagi ini ” tutur Muchson, pemilik homestay Asoka Desa Dieng Kulong , Kecamatan Batur, Banjarnegara, Rabu, 10 September 2014.

Menurut dia, suhu di dalam ruangan bisa mencapai lima derajat celcius. Sementara di luar ruangan suhu ekstrim yang menembus nol derajat celcius itu membuat genting-genting rumah penduduk tertutup salju . Bahkan, di rerumputan salju mencapai ketebalan hingga 0,5 sentimeter.

Muchson bercerita bahwa suhu dingin mulai terjadi pada pukul 01.00. “Termometer di dalam ruang mencapai lima derajat celcius, dan akan terus turun menjelang pukul 03.00 pagi,” katanya. Suhu yang ekstrim ini menyebabkan tanaman kentang menjadi gagal panen .

“”Namun:, menurut dia, hamparan salju di Dieng justru menjadi daya tarik untuk wisatawan. “Terutama wisatawan lokal yang belum pernah melihat salju,” tuturnya.

Ia mengatakan, suhu di Dieng bisa menjadi sangat ekstrim. Pada siang hari, suhunya bisa mencapai 22-24 derajat celcius. Namun memasuki dini hari, suhu akan terus turun hingga titik terendah mencapai minus dua derajat bahkan bisa mencapai minus lima derajat.

Khusus untuk mengukur suhu ini, Dinas Pariwisata setempat menugaskan petugas khusus untuk mencatat perubahan suhu dari waktu ke waktu. Informasi inilah yang akan diberitahu kepada wisatawan yang ingin mengetahui berapa derajat suhu di Dieng.

Hamparan salju hanya terjadi di wilayah Desa Dieng Kulon. Desa ini merupakan lembah yang dikelilingi pegunungan bekas Gunung Dieng purba. Hamparan salju paling mencolok terlihat di sekitar Kawasan Gunung Arjuna. “Pemandangan inilah yang paling dinantikan oleh wisatawan lokal, saat candi-candi dikelilingi salju yang sebenarnya embun yang membeku,” katanya.

Sensasi Dieng bersalju ini juga dialami wisatawan yang bermalam di Dieng selama gelaran Dieng Culture Festicval V akhir Agustus lalu. Turunnya embun es dingin dinikmati para wisatawan yang berkumpul di Komplek Candi Arjuna untuk menikmati Pesta lampion , Bakar Jagung dan menikmati music Jazz di atas awan.

Biasanya salju atau biasa disebut upas oleh masyarakat Dieng ini , turun pada bulan Juni sampai Agustus , namun tahun ini bulan September salju  masih  sering menyelimuti Dieng .
Merasa tertantang untuk menikmati sensasi salju di Dieng ? Datang dan menginaplah di homestay yang banyak terdapat Di Dieng, nikmati pesona matahari terbit di negeri para dewa , siapa tahu anda beruntung untuk menyaksikan turunnya salju negeri atas awan ini . (ut/wied)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Dieng, Seputar Banjarnegara, Wisata ini ditulis pada 10 September 2014 oleh Uut

Recent Comments

Tourwiz: Sukseskan terus acara DCF ini ,Sukset buat pariwis...
Fitriaanggiani: Mahaira dukung tante dini no 24..semangat ya...
Yudi Subiyanto, ST.: Don't give up, mrs Dini...
Novyandha: Nomer 2 semoga dilancarkan...
Puspo Ery: Nomer 12 Leony....yesss....go go gooo...... 💪...
Eva karlina: No. 2 donkkkk....syantickkkk yurisadensi...
Juarti: Andi@29.....kita dukung kamu...semangat utk jadi j...
wiwisisca: Vote no 18. Rahma.... Selamat, semoga succes mba R...
Setya Amrih Prasaja: No. 11 mawon...
Eko Kristiawan: 24. Dini... We always support you. Good luck! Alla...

Statistik Pengunjung

  • 2218345Total halaman dikunjungi:
  • 376Halaman dikunjungi hari ini:
  • 378Halaman dikunjungi kemarin:
  • 1190274Total Pengunjung:
  • 244Pengunjung hari ini:
  • 257Pengunjung kemarin:
  • 3Pengunjung online:
  • July 20, 2011Statistik terhitung sejak: