Banjarnegara: Suasana Klampok Tempo Doeloe sangat terasa begitu menginjakan kaki di regol/pintu gerbang FESTIVAL KOTA LAMA, Feskola “Klampok Tempo Doeloe” dengan menyajikan parade busana lawas ala Noni dan Meneer juga busana model priyayi Jawa, berbagai atribut, dekorasi dan juga pernak – pernik yang menggambarkan karakter tempo doeloe, seperti jenis properti ala era colonial Jeep Wilys dan sedan Playmooth 51 di tata dengan apik menjadikan spot foto yang instagramable.

Tidak hanya itu, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai kuliner lawas seperti nasi jagung, nasi oyek lengkap dengan klubanan, serabi, cimplung, aneka kudapan tempo doeloe, dan minuman seperti minuman bade’g (nira), aneka dawet, teh poci dan kopi tubruk semua itu harus dibayar dengan uang khusus yang ditukarkan di loket penukaran uang (Javache Bank).

Beraneka dolanan anak tempo doeloe seperti halnya egrang, benthik, sunda manda, dakon dan arena gobag sodor (go back to door) teriring gema musik gumbeng benar – benar membawa ke lorong waktu tempo doeloe. Spot-spot mbatik, ngeramik, nganyam (membuat anyaman kerajinan bambu) merupakan industri kerajinan warisan nenek moyang menjadi incaran para generasi milenia berebut untuk belajar dan mempraktekanya.

Suasana malam komplek rumah tua yang biasanya sepi seketika terpecahkan dengan atraksi Teater colosal dan alunan musik keroncong Camelia.

Suasana Klampok Tempo Doeloe kembali terasa pada pagi harinya dengan perform berbagai busana jadul lengkap dengan atribut para onthelis komunitas sepeda tua dari kota Purbalingga, Cilacap, Banyumas, Wonosobo dan dari tuan rumah Banjarnegara semua penuh suka cita ngonthel sepeda tua kliling Kota Lama.

“ Tumplek Themlek ” merupakan puncak acara Festival Kota Lama Klampok Tempo Doeloe yang di tunggu ratusan wisatawan setelah para onthelis sampai pada titik finish seketika membaur berebut berjuang untuk mendapatkan Themlek makanan lawas yang terbuat dari ampas tahu yang diolah dan bercita rasa gurih dan lezat merupakan warisan leluhur sejak zaman Kolonial.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Seputar Banjarnegara, Wisata ini ditulis pada 02 May 2018 oleh adisusatya

Recent Comments

Fitriaanggiani: Mahaira dukung tante dini no 24..semangat ya...
Yudi Subiyanto, ST.: Don't give up, mrs Dini...
Novyandha: Nomer 2 semoga dilancarkan...
Puspo Ery: Nomer 12 Leony....yesss....go go gooo...... 💪...
Eva karlina: No. 2 donkkkk....syantickkkk yurisadensi...
Juarti: Andi@29.....kita dukung kamu...semangat utk jadi j...
wiwisisca: Vote no 18. Rahma.... Selamat, semoga succes mba R...
Setya Amrih Prasaja: No. 11 mawon...
Eko Kristiawan: 24. Dini... We always support you. Good luck! Alla...
Andi: Doa kami untuk anis 22 ayo tunjukan pesona mu .......

Statistik Pengunjung

  • 2156964Total halaman dikunjungi:
  • 74Halaman dikunjungi hari ini:
  • 584Halaman dikunjungi kemarin:
  • 1151214Total Pengunjung:
  • 55Pengunjung hari ini:
  • 429Pengunjung kemarin:
  • 0Pengunjung online:
  • July 20, 2011Statistik terhitung sejak: