BANJARNEGARA: Ada hal yang menarik yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat Desa Wisata Gumelem Kabupaten Bajarnegara Provinsi Jawa Tengah dalam meminta hujan disaat musim kemarau panjang yaitu dengan permohonannya kepada sang khalik dengan menjalani laku ritual ujungan.

Ujungan adalah tradisi saling pukul oleh para Jawara Ujungan dengan menggunakan rancak (rotan) sebagai ritual meminta hujan kepada sang Pencipta dan budaya ujungan secara turun temurun terwariskan pada generasinya dari nenek moyang, budaya turun temurun ini atas inisiatif sekelompok pemuda dalam pelestarianya dikemas menjadi sebuah atraksi Ujungan Fest, agar lebih menarik bagi wisatawan maupun masyarakat yang berkunjung ke Desa Wisata Gumelem.

Pelaksanaan Ujungan Fest 2019 digelar di tengah persawahan selama tiga hari, dimana pada puncak perhelatan Minggu 6 Oktober 2019 dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Bupati Banjarnegara, Sekda Banjarnegara dan segenap Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kab. Banjarnegara. Dalam event tersebut Wakil Gubernur Jawa Tengah menyerahkan bantuan penanggulangan kemiskinan Desa Gumelem Kulon berupa:

  1. Tiga unit pemugaran RLTH dari Disperakin Provinsi Jawa Tengah
  2. Dua Belas unit jamban dari Forum BUMD Provinsi Jawa Tengah.
  3. Sepuluh unit jamban dari PT. SPHC
  4. Dana Sosial Instalasi air bersih PDAB Tirta Utama Prov Jateng senilai Rp. 15 juta.
  5. Empat Puluh Dua unit pemugaran RLTH dari Provinsi Jateng untuk Desa se Kecamatan Susukan senilai Rp.420 juta.
  6. Empat Puluh Satu unit pemugaran RLTH dari APBD Kab. Banjarnegara untuk 6 Desa di Kecamatan Sususkan senilai Rp.410 juta
  7. CSR PD BKK Mandiraja untuk pemugaran RLTH senilai Rp. 30 juta dan Jambanisasi senilai Rp.20 juta.
  8. Dan diserahkan bibit pohon durian dan pohon buah lainya sejumlah 5000 batang.

H. Taj Yasin Maemun Wakil Gubernur Jawa Tengah dalam sambutanya menyampaikan apresiasi event Ujungan Fest yang bertujuan untuk melestarikan budaya warisan nenek moyang, budaya ujungan memiliki nilai daya tarik yang tinggi maka harus di tingkatkan lagi dalam gelarannnya, sehingga dengan kegiatan ini Desa Gumelem akan dikenal secara Nasional dan akan berpengaruh pada perekonomian yang lebih besar. Gubernur Jawa Tengah juga mengajak kepada Pemerintah Daerah untuk mendata kearifan lokal (local wisdom) dan didaftarkan pada Kementerian Kebudayaan sebagai WBTB (Warisan Budaya Tak Bentuk) harapanya bisa terdaftar di UNESCO agar supaya tidak kecolongan budaya.

Dalam puncak acara event Ujungan Fest 2019 Bupati Banjarnegara memberikan sambutan selamat datang kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah dan berharap event Ujungan fest akan berdampak kemajuan ekonomi dan  membawa kemajuan masyarakat Kabupaten Banjarnegara. (Dien’s-19)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


budaya, Seputar Banjarnegara ini ditulis pada 09 October 2019 oleh Anjar Steviani

Recent Comments

Niat: Nanya dong.... Kapan Feskola Klampok di adakan la...
Tourwiz: Sukseskan terus acara DCF ini ,Sukset buat pariwis...
Fitriaanggiani: Mahaira dukung tante dini no 24..semangat ya...
Yudi Subiyanto, ST.: Don't give up, mrs Dini...
Novyandha: Nomer 2 semoga dilancarkan...
Puspo Ery: Nomer 12 Leony....yesss....go go gooo...... 💪...
Eva karlina: No. 2 donkkkk....syantickkkk yurisadensi...
Juarti: Andi@29.....kita dukung kamu...semangat utk jadi j...
wiwisisca: Vote no 18. Rahma.... Selamat, semoga succes mba R...
Setya Amrih Prasaja: No. 11 mawon...

Statistik Pengunjung

  • 2331067Total halaman dikunjungi:
  • 430Halaman dikunjungi hari ini:
  • 554Halaman dikunjungi kemarin:
  • 1258067Total Pengunjung:
  • 240Pengunjung hari ini:
  • 354Pengunjung kemarin:
  • 1Pengunjung online:
  • July 20, 2011Statistik terhitung sejak: