Banjarnegara: Kabupaten Banjarnegara memiliki potensi pariwisata yang lengkap meliputi wisata alam, wisata minat khusus dan wisata budaya, hal ini sangat menarik minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara untuk mengunjunginya antara lain: Air Terjun (Curug), Kawah, Telaga, Tubing, Rafting, Kolam renang, Off Road, dan situs candi peninggalan Hindu kuno.

Dalam pengelolaanya harus didukung dengan kapasitas Sumber Daya Manusia pariwisata yang mumpuni pada semua bidang usaha pariwisata, untuk menunjang hal itu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara menyelenggarakan pelatihan menejemen homestay di Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng yang bertempat di Pendopo Rumah Budaya 15 – 18 Oktober 2019.

Ir. Singgih Haryono Asisten Ekbangkesra hadir mewakili Bupati Banjarnegara untuk membuka acara pelatihan dalam sambutanya menyampaikan, bahwa sektor pariwisata pada era milenial ini menjadi primadona dan berkontribusi besar pada negara, maka dalam hal ini Pemerintah Daerah Banjarnegara komitmen untuk fokus pada Aksesbilitas yang merupakan kunci strategis dalam pembangunan pariwisata disamping Amenitas dan Atraksinya. Ir. Singgih juga berharap kepada seluruh peserta pelatihan untuk mampu mengaplikasikan ilmu yang telah wariskan oleh para Narasumber guna meningkatkan pelayanan kepada wisatawan dan menjaga citra positif pariwisata Banjarnegara.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Dwi Suryanto, S.Sos. M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan menejemen homestay diikuti sejumlah 200 pengelola homestay di Kawasan wisata Dieng Banjarnegara, dan kegiatan ini merupakan yang ke empat dari tiga kegiatan yang dilaksanakan beberapa minggu yang lalu antara lain Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata 200 peserta, Pelatihan Pemandu Wisata Life Guard 75 peserta, Pelatihan Pemandu Wisata Budaya Pedesaan 200 peserta dan terakhir pelatihan Pemandu Wisata Arung Jeram Tanggal 21 – 24 Oktober 2019 di Sungai Serayu Singamerta Kecamatan Madukara Kab. Banjarnegara, tuturnya.

Masing masing kegiatan pelatihan berlangsung selama 3 – 4 hari dan di bimbing oleh para Narasumber dari DPD HPI Jawa Tengah dan JTTC (Jogja Tourism Training Centre), adapun kegitan dimaksud bertujuan mencetak tenaga guiding dan pengelola obyek wisata yang handal dan profesional dalam mengenalkan dan menjual Kepariwisataan dan meningkatkan kompetensi SDM para pelaku usaha pariwista di Kabupaten Banjarnegara, imbuhnya (Dien’s-19)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Seputar Banjarnegara ini ditulis pada 22 October 2019 oleh Anjar Steviani

Recent Comments

Chaerudin: semoga pariwisata tetap jalan pandemik cepat berla...
Younie: Saya puji nur Wachyuni ALamat Penaraban, Karangsar...
Niat: Nanya dong.... Kapan Feskola Klampok di adakan la...
Tourwiz: Sukseskan terus acara DCF ini ,Sukset buat pariwis...
Fitriaanggiani: Mahaira dukung tante dini no 24..semangat ya...
Yudi Subiyanto, ST.: Don't give up, mrs Dini...
Novyandha: Nomer 2 semoga dilancarkan...
Puspo Ery: Nomer 12 Leony....yesss....go go gooo...... πŸ’ͺ...
Eva karlina: No. 2 donkkkk....syantickkkk yurisadensi...
Juarti: Andi@29.....kita dukung kamu...semangat utk jadi j...

Statistik Pengunjung

  • 2596409Total halaman dikunjungi:
  • 553Halaman dikunjungi hari ini:
  • 694Halaman dikunjungi kemarin:
  • 1422910Total Pengunjung:
  • 319Pengunjung hari ini:
  • 477Pengunjung kemarin:
  • 3Pengunjung online:
  • January 1, 2019Statistik terhitung sejak: