Dieng Banjarnegara: Telaga Sewiwi merupakan obyek wisata danau yang telah lama ada di Dataran Tinggi Dieng terletak di Desa Wisata Kepakisan, berjarak hanya 2 km dari Komplek Candi Arjuna Dataran Tinggi Dieng. Obyek Wisata ini beberapa tahun terakhir oleh masyarakat setempat difungsikan sebagai arena pemancingan yang terkadang banyak juga para penghobi mancing dari daerah lain datang ke telaga sewiwi untuk menyalurkan hobinya. Namun itu cerita lama, Obyek Wisata Telaga Sewiwi kondisi sekarang jauh lebih cantik dan indah dan berfungsi sebagai Rest Area, yang di lengkapi dengan fasilitas rumah makan, toilet, mushola, kios cinderamata dan beberapa gazebo unik untuk bersantai dan beristirahat sambil menikmati indahnya alam yang menakjubkan, juga pintu gerbang yang membentang menyerupai sewiwi/sayap yang gagah dan membuat seolah wisatawan mengharuskan untuk mendokumentasikan kunjungannya dan sebagai bahan cerita dengan saudara maupun teman agar merasa tidak ketinggalan sebagai generasi millenial, maka sangatlah layak obyek wisata ini sangat cocok untuk wisata keluarga.

Dari beberapa telaga yang ada di Dataran Tinggi Dieng, Telaga Sewiwi merupakan telaga yang paling mudah dijangkau oleh wisatawan. Letak telaga ini sangat strategis, karena berada di pinggir jalan raya jadi wisatawan langsung sampai dilokasi.

Aksesbilitas / kondisi jalan yang lumayan bagus, baik ditempuh dari arah Karangobar – Wanayasa maupun dari arah Kabupaten Batang, wisatawan dapat menjangkau tempat wisata ini dengan menggunakan kendaraan bermotor maupun menggunakan mobil. Obyek wisata danau ini juga berdekatan dengan objek wisata lain seperti Sumur Jalatunda, Curug Sirawe, Kawah Sileri, Telaga Merdada dan D’Qiano Hot Spring.

Telaga Sewiwi salah satu telaga yang sudah diberdayakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara dari segi amenitas sudah lebih reprentatif dengan fasilitas yang ada dan lebih menarik,
maka semua wisatwan yang berkunjung ke Rest Area Telaga Sewiwi untuk membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan, tidak membuang sampah sembarangan dengan memperhatikan dan menerapkan budaya SAPTA PESONA antara lain: BERSIH – INDAH – TERTIB – SEJUK – AMAN – RAMAH TAMAH – KENANGAN. (dien’s-19).


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Dieng ini ditulis pada 01 December 2019 oleh Anjar Steviani

Recent Comments

Niat: Nanya dong.... Kapan Feskola Klampok di adakan la...
Tourwiz: Sukseskan terus acara DCF ini ,Sukset buat pariwis...
Fitriaanggiani: Mahaira dukung tante dini no 24..semangat ya...
Yudi Subiyanto, ST.: Don't give up, mrs Dini...
Novyandha: Nomer 2 semoga dilancarkan...
Puspo Ery: Nomer 12 Leony....yesss....go go gooo...... 💪...
Eva karlina: No. 2 donkkkk....syantickkkk yurisadensi...
Juarti: Andi@29.....kita dukung kamu...semangat utk jadi j...
wiwisisca: Vote no 18. Rahma.... Selamat, semoga succes mba R...
Setya Amrih Prasaja: No. 11 mawon...

Statistik Pengunjung

  • 2354861Total halaman dikunjungi:
  • 245Halaman dikunjungi hari ini:
  • 358Halaman dikunjungi kemarin:
  • 1271972Total Pengunjung:
  • 132Pengunjung hari ini:
  • 211Pengunjung kemarin:
  • 0Pengunjung online:
  • January 1, 2019Statistik terhitung sejak: