Banjarnegara: Obyek Wisata Candi Arjuna Kawah Sikidang dan obyek wisata yang ada di kawasan zona dua Dieng Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah siap dibuka setelah ditutup beberapa bulan akibat pandemi Covid-19.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara menggelar simulasi protokoler kesehatan pada tatanan kehidupan baru (new normal) di sektor Pariwisata, simulasi digelar di komplek Candi Arjuna dan dilanjutkan di Obyek Wisata Kawah Sikidang Minggu,19 Juli 2020.

Simulasi dihadiri Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Banjarnegara dari Kodim 0704 Banjarnegara, Polres Banjarnegara, BPBD Kabupaten Banjaregara, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjaregara,RSUD Hajah Lasmana dan Satpol PP Kabupaten Banjaregara .  Sebagai Ketua Tim, Sekretaris Daerah Drs. Indarto, M.Si mewakili Bupati Banjarnegara, hadir juga Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara, serta sejumlah pejabat struktural di lingkungan Disparbud Kabupaten Banjarnegara serta Kepala UPT Pengelola Obyek Wisata Dieng Banjarnegara.

Simulasi berlangsung kurang lebih selama tiga jam, diawali dengan penerapan protokoler kendaraan wisatawan yang masuk destinasi wisata dengan penyemprotan desinfektan, cuci tangan dan cek suhu badan, wisatawan juga selalu diingatkan oleh Tour Leader atau Pemandu Wisata terkait dengan pakai masker dan jaga jarak.

Sekda Kabupaten Banjarnegara, Indarto mengawali acara simulasi menyampaikan pesan dan harapan bahwa pelaksanaan simulasi ini sebagai langkah kesiapan pengelola obyek wisata dalam menerapkan protokol kesehatan sekaligus sebagai langkah awal untuk menentukan kapan obyek wisata bisa dibuka pada suasan pandemik Covid-19 tentunya dengan memberlakukan pembatasan.

Sekda Kabupaten Banjarnegara berharap nantinya setelah dibukanya destinasi wisata Candi Arjuna, Kawah Sikidang dan obyek yang lain, semoga akan menjadi obat kangen terhadap Dieng bagi para wisatawan dan akan menumbuhkan kembali perekonomian masyarakat dan kontribusi APBD.

Sekda Kabupaten Banjarnegara juga berpesan kepada pengelola destinasi wisata agar selalu mengingatkan kepada wisatawan dengan cara melakukan woro woro (pengumuman) sesering mungkin terkait pemakaian masker, cuci tangan dan jaga jarak. Kedepan hal ini akan menjadi kebiasaan dalam memasuki kehidupan yang baru atau new normal di obyek wisata tegasnya.

Wisatawan dalam melakukan kunjungan memasuki komplek Candi Arjuna selain melakukan protokoler kesehatan juga harus menaati Standar Operasional Prosedur antara lain keluar masuk pengunjung sesuai ketentuan, lama kunjungan maksimal 60 menit, setiap rombongan maksimal 20 orang dan didampingi pemandu wisata, tidak diperkenankan menyentuh apalagi menaiki situs candi, jarak pandang wisatawan tidak diperkenankan melewati pembatas / garis putih yang berada disekeliling candi, tidak diperkenankan membawa makanan/minuman ke area Candi,  tidak merokok, membuang sampah pada tempatnya dan tidak merusak tanaman.

Evaluasi simulasi.

Bertempat di Pendopo Soeharto Withlam selepas berlangsungnya simulasi, Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Banjarnegara langsung melakukan evaluasi. Bahwa dari hasil Pengamatan prosesi simulasi maka Obyek wisata Komplek Candi Arjuna dan Kawah Sikidang diijinkan bisa dibuka untuk wisatawan namun masih dalam pembatasan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara Drs. Agung Yusianto, M.Si menyampaikan bahwa paska simulasi protokol kesehatan tahap pertama, destinasi wisata Komplek Candi Arjuna dan Kawah Sikidang bisa dikunjungi wisatawan mulai Tanggal 20 s/d 31 Juli namun jumlahnya kami batasi yaitu satu kali trip berjumlah 140 orang dengan waktu kunjung maksimal 60 menit dan setiap 20 orang didampingi satu orang guide atau pemandu wisata hal ini untuk menghindari kerumunan guna pencegahan virus corona.

Agung juga menyampaikan untuk tahap awal wisatawan dibatasi hanya dari wilayah Jawa Tengah dan DIY. Satu minggu kemudian akan dilaksanakan evaluasi dan simulasi tahap ke dua pada tanggal 27 Juli 2020. Ssemoga pada tanggal 1 Agustus 2020 bisa dibuka untuk umum, dengan tetap menerapkan peraturan kesehatan , social distancing dan manajemen trip.

Disarankan para wisatawan untuk pembelian tiket dengan cara reservasi (pesan tiket ke nomor 0823 2369 0676) namun membayar dengan tunai /on the spot tetap dilayani, tapi uang tidak langsung diserahkan kepada petugas, melainkan uang ditaruh di nampan kecil. (dien’s-20)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Dieng, Seputar Banjarnegara ini ditulis pada 20 July 2020 oleh Anjar Steviani

Recent Comments

Niat: Nanya dong.... Kapan Feskola Klampok di adakan la...
Tourwiz: Sukseskan terus acara DCF ini ,Sukset buat pariwis...
Fitriaanggiani: Mahaira dukung tante dini no 24..semangat ya...
Yudi Subiyanto, ST.: Don't give up, mrs Dini...
Novyandha: Nomer 2 semoga dilancarkan...
Puspo Ery: Nomer 12 Leony....yesss....go go gooo...... 💪...
Eva karlina: No. 2 donkkkk....syantickkkk yurisadensi...
Juarti: Andi@29.....kita dukung kamu...semangat utk jadi j...
wiwisisca: Vote no 18. Rahma.... Selamat, semoga succes mba R...
Setya Amrih Prasaja: No. 11 mawon...

Statistik Pengunjung

  • 2440152Total halaman dikunjungi:
  • 84Halaman dikunjungi hari ini:
  • 267Halaman dikunjungi kemarin:
  • 1323999Total Pengunjung:
  • 61Pengunjung hari ini:
  • 193Pengunjung kemarin:
  • 0Pengunjung online:
  • January 1, 2019Statistik terhitung sejak: