Merupakan suatu Monumen Wilayah Batas Pendudukan Belanda dan RI dari Hasil Perjanjian Renville yang berlokasi di Ds. Joho Mantrianom, Kec. Bawang. Monumen ini dibangun untuk memperingati salah satu peristiwa penting yaitu Perjanjian Renville. Perjanjian Renville merupakakan usaha Pemerintah Belanda untuk memecah belah bangsa Indonesia. Pada salah satu sisi monumen terdapat lempengan marmer yang bertuliskan  “ Batas Status Quo RI dan Belanda dalam Perundingan di Kapal Renville Tanggal 17 – 1 – 1948 antara Daerah Belanda dan Daerah RI “.

 




Recent Comments

Raharjo: Congratulation atas motivasi anak2 muda Banjarnega...
Ongkog: Semoga kedepanya Banjanegara pariwisatanya maju um...
jk_bara: Standar Operasional Prosedur, Standar Pelayanan Pu...
Jkb: Semangat teruslah pagak bergerak...
BNA Times: Semoga wisata di banjarnegara semakin maju...
Chaerudin: semoga pariwisata tetap jalan pandemik cepat berla...
Younie: Saya puji nur Wachyuni ALamat Penaraban, Karangsar...
Niat: Nanya dong.... Kapan Feskola Klampok di adakan la...
Tourwiz: Sukseskan terus acara DCF ini ,Sukset buat pariwis...
Fitriaanggiani: Mahaira dukung tante dini no 24..semangat ya...

Statistik Pengunjung

  • 2740438Total halaman dikunjungi:
  • 8Halaman dikunjungi hari ini:
  • 432Halaman dikunjungi kemarin:
  • 1522321Total Pengunjung:
  • 6Pengunjung hari ini:
  • 361Pengunjung kemarin:
  • 5Pengunjung online:
  • January 1, 2019Statistik terhitung sejak: