ADAT BUDAYA DIENG

Dieng culture festifal merupakan acara tahunan yang menampilkan berbagai kesenian dan budaya khas Dataran Tinggi Dieng termasuk pameran hasil kerajinan masyarakat setempat. Acara khas dari DCF adalah ruwat anak-anak berambut gimbal yang tinggal di Dataran Tinggi Dieng.

 

RUWAT ANAK GIMBALAnak-anak Dataran Tinggi Dieng dengan rambut gimbal atau gembel merupakan fenomena keunikan yang dianggap sebagai TITISAN DEWA, bahkan pemangku adat masyarakat Dieng mayakini bahwa anak-anak gimbal ini adalah anak bajang titipan Ratu Kidul (Ratu Laut Selatan). Konon untuk melaksanakan pemotongan rambut gimbal harus melaksanakan atau memenuhi syarat yang diminta anak tersebut, apabila tidak dipenuhi permintaannya maka akan terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan terhadap anak tersebut.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


budaya ini ditulis pada 27 February 2013 oleh adisusatya

Recent Comments

Jkb: Semangat teruslah pagak bergerak...
BNA Times: Semoga wisata di banjarnegara semakin maju...
Chaerudin: semoga pariwisata tetap jalan pandemik cepat berla...
Younie: Saya puji nur Wachyuni ALamat Penaraban, Karangsar...
Niat: Nanya dong.... Kapan Feskola Klampok di adakan la...
Tourwiz: Sukseskan terus acara DCF ini ,Sukset buat pariwis...
Fitriaanggiani: Mahaira dukung tante dini no 24..semangat ya...
Yudi Subiyanto, ST.: Don't give up, mrs Dini...
Novyandha: Nomer 2 semoga dilancarkan...
Puspo Ery: Nomer 12 Leony....yesss....go go gooo...... 💪...

Statistik Pengunjung

  • 2626742Total halaman dikunjungi:
  • 213Halaman dikunjungi hari ini:
  • 554Halaman dikunjungi kemarin:
  • 1446051Total Pengunjung:
  • 183Pengunjung hari ini:
  • 491Pengunjung kemarin:
  • 1Pengunjung online:
  • January 1, 2019Statistik terhitung sejak: