Tari Ujungan

 

Ujungan merupakan ritual meminta hujan yang dilakukan oleh masyarakat Gumelem dan sekitarnya ketika musim kemarau panjang. Melalui ritual ini, para lelaki terpilih saling memamerkan kekuatan “atosing balung, wuleding kulit” (kerasnya tulang, kuatnya kulit) yang dipadu dengan tindakan estetis. Sekilas tari Ujungan semacam olah raga tradisional yang cukup keras, menggunakan sebatang rotan untuk memukul lawannya pada bagian paha ke bawah. Semakin banyak darah yang ke luar maka semakin cepat hujan akan turun. Namun dibalik kerasnya pelaksanaaan ritual tersebut, sebenarnya ritual Ujungan memiliki tujuan yang sangat luhur bagi kontinuitas kehidupan dunia. Bahwa air adalah sebagai sumber kehidupan. Dalam pementasan karya kali ini, ditampilkan tari Ujungan yang dipadukan dengan tarian Lengger serta batik gumelem.




Recent Comments

Raharjo: Congratulation atas motivasi anak2 muda Banjarnega...
Ongkog: Semoga kedepanya Banjanegara pariwisatanya maju um...
jk_bara: Standar Operasional Prosedur, Standar Pelayanan Pu...
Jkb: Semangat teruslah pagak bergerak...
BNA Times: Semoga wisata di banjarnegara semakin maju...
Chaerudin: semoga pariwisata tetap jalan pandemik cepat berla...
Younie: Saya puji nur Wachyuni ALamat Penaraban, Karangsar...
Niat: Nanya dong.... Kapan Feskola Klampok di adakan la...
Tourwiz: Sukseskan terus acara DCF ini ,Sukset buat pariwis...
Fitriaanggiani: Mahaira dukung tante dini no 24..semangat ya...

Statistik Pengunjung

  • 2740078Total halaman dikunjungi:
  • 80Halaman dikunjungi hari ini:
  • 486Halaman dikunjungi kemarin:
  • 1522022Total Pengunjung:
  • 68Pengunjung hari ini:
  • 342Pengunjung kemarin:
  • 3Pengunjung online:
  • January 1, 2019Statistik terhitung sejak: