Candi-candi di Kawasan Dataran Tinggi Dieng  merupakan candi tertua di Indonesia. Karenanya, masyarakat atau umat Hindu di Indonesia menganggap Candi-Candi Dieng merupakan leluhur mereka. Untuk itu Umat Hindu dari berbagai daerah sering melakukan ibadah di Candi-candi Dieng. Candi yang sering di gunakan untuk ibadah yaitu candi Arjuna dan Candi Semar. Namun candi lainnya juga digunakan untuk ibadah yaitu Candi Gatotkaca, Bima, dan Dwarawati.

Menurut umat Hindu Bali, lokasi Dieng mempunyai keistimewaan di banding daerah lain di Indonesia. Itulah mengapa, pada jaman dahulu nenek moyang umat Hindu membangun percandian di Dataran Tinggi Dieng. Dieng mempunyai sinar atau aura tersendiri.

Pada Tanggal 3 Nopember 2019. Dieng dikunjungi 2 rombongan Umat Hindu dari Yogyakarta dan Bali. Mereka melakukan ziarah ke Candi-Candi Dieng. Umat Hindu dari Yogyakarta berasal dari Kecamatan Ngawen Kabupaten Gunung Kidul melakukan Ziarah di tiga candi yaitu Candi Semar, Gatotkaca dan Bima. Sedang Umat Hindu dari Bali melakukan Ibadah di Candi Bima.

Ziarah dalam agama Hindu di sebut Dharma Yatra atau Tirtha Yatra. Ziarah ini merupakan perjalanan suci mengunjungi tempat-tempat suci, tempat pemujaan atau mengunjungi orang suci. Perjalanan ini dilandasi niat yang suci dan ikhlas dan selalu mengingat Tuhan.

Himbauan untuk wisatawan yang berkunjung di Dieng, jika di candi sedang berlangsung peribadatan Umat Hindu, wisatawan dimohon untuk tenang tidak mengeluarkan suara gaduh. Mari kita saling menghormati dan bertoleransi dengan umat lain. (aryadi, 2019)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Kategori : Dieng, Seputar Banjarnegara, Wisata
Keyword :


Statistik Pengunjung

  • 1670168Total halaman dikunjungi:
  • 7Halaman dikunjungi hari ini:
  • 252Halaman dikunjungi kemarin:
  • 850315Total Pengunjung:
  • 6Pengunjung hari ini:
  • 166Pengunjung kemarin:
  • 1Pengunjung online:
  • January 1, 2019Statistik terhitung sejak: